| 0 komentar ]

Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menyelenggarakan workshop penyusunan Ragam Buku Pintar PAUD, bertempat di Hotel Gowongan Inn, Yogyakarta. Mengundang pakar/ahli di bidang Inklusi, akademisi, serta praktisi, seperti dr. Kresno Mulyadi,SpKJ; Dr. Asep Supena, M.Si, dr. Anne Gracia, DR. Lina Herlina, M. Ed, dan lain-lain.

Workshop penyusunan Ragam Buku Pintar PAUD tersebut menghasilkan berbagai bahan ajar dan pedoman penyelenggaraan Pendidikan Inklusif bagi Anak Usia Dini. Bahan-bahan tersebut sebagai acuan bagi para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD.

Menutu Buda Ella Yuliawati, Ph.D., Direktur Pembinaan PAUD, Kemendikbud, bahwa yang perlu diperhatikan juga adalah bagaimana menyelaraskan kurikulum yang ada sekarang dengan kompetensi anak berkebutuhan khusus, bagaimana kelulusan atau tamatan sekolah.

Hal ini disampaikan pada acara pembukaan workshop ragam buku pintar PAUD. Dalam sambutannya Direktur menyampaikan pula bahwa Pendidikan Inklusi sejalan dengan 17 tujuan Sustainable Development Goals (SDG’s, sebagai upaya untuk memenuhi pembangunan berkelanjutan, tujuan tersebut diantaranya: (1) tidak ada kemiskinan, (2) tidak ada kelaparan, (3) kesehatan dan kesejahteraan yang baik, dan (4)pendidikan berkualitas yaitu “menuju pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat untuk semua yang inklusif, adil dan bermutu”, dan seterusnya.

Kita harus mendukung program pendidikan berkualitas, dengan melihat tujuan ini menuju pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat untuk semua yang inklusif, adil dan bermutu,” sebagaimana diamanahkan SDG’s tersebut terang Ibu Ella Yuliawati, Ph.D.

Sumber:
- Dirjen PAUD dan Pendidikan Masyarakat
- kemdikbud.go.id

0 komentar

Posting Komentar